- Aktivitas

Masjid Quba’
Ini adalah masjid pertama yang dibangun di masa Islam. Didirikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu…
Masjid Quba’
Allah SWT berfirman, “Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa, sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (At-Taubah: 108)
Keutamaan Masjid Quba’:
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam biasa mengunjungi Masjid Quba’ dan shalat di dalamnya. Beliau bersabda, “Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian datang ke masjid Quba’ lalu melaksanakan shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah.”
Lokasi:
Masjid Quba’ terletak di barat daya Madinah, di daerah yang kaya akan perkebunan kurma.
Luas Masjid Quba’:
Total luas masjid Quba’ adalah 13.500 meter persegi, dan memiliki kapasitas yang mampu menampung hingga 25.000 jamaah shalat.
Proyek Raja Salman untuk Perluasan Masjid Quba’ (1443 H):
Proyek ini dianggap sebagai proyek perluasan terbesar dalam sejarah Masjid Quba’. Proyek ini bertujuan untuk memperluas masjid dan mengembangkan kawasan sekitarnya, serta meningkatkan luas totalnya menjadi 50.000 meter persegi, dengan kapasitas hingga 66.000 jamaah.

Komplek Makam Al-Baqi`
Komplek Pemakaman Al-Baqi` adalah komplek pemakaman di kota Madinah sejak zaman Nabi Muhammad…
Gua dan Jabal Tsur
Komplek pemakaman Al-Baqi` ini terletak di sebelah tenggara Masjid Nabawi, dengan luas 180.000 meter persegi.
Komplek pemakaman ini disebut Al-Baqi’ karena dahulunya terdapat banyak pohon di lokasi ini. Kata “Al-Baqi`” artinya adalah tempat luas yang memiliki banyak pepohonan yang beraneka ragam.
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam sering menziarahi makam Al-Baqi’ dan mendoakan orang-orang yang dimakamkan di sana.
Laki-laki dapat Mengunjungi Pemakaman Al-Baqi`:
- Setelah shalat Subuh, sampai jam delapan.
- Setelah shalat Ashar selama satu jam.
- Setelah shalat fardhu, jika ada acara pemakaman.

Bukit Uhud
Sebuah bukit yang megah, yang terletak sekitar 4 km sebelah utara Masjid Nabawi. Bukit ini memiliki…
Bukit Uhud
Mengapa Bukit ini Dinamakan Uhud?
Disebut bukit Uhud karena bukit ini menyatu dan terpisah dari bukit-bukit di sekitarnya, sehingga bukit ini nampak menyendiri dan terpisah dari bukit-bukit lainnya. Bukit ini merupakan rangkaian bukit yang memanjang dari timur ke barat, dan cenderung agak ke arah utara.
Perkiraan Dimensi:
- Panjang: 7 km
- Lebar: 2 – 3 km
- Tinggi: Mencapai 1077 m
Saat mengunjungi bukit Uhud, pengunjung akan menyaksikan:
Bukit Uhud, bukit Pemanah (Ar-Rumah), dan makam Syuhada.
Bukit ini dapat diakses melalui lebih dari satu cara:
Bus Madinah:
- Titik pemberangkatan dari Tanah Haram Madinah
- Terminal Bus Madinah (Haram – Uhud)
- Bus pariwisata

Komplek Pemakaman Asy-Syuhada’
Komplek pemakaman Syuhada’ Uhud terletak 5 km sebelah utara Masjid Nabawi, tepatnya di kaki…
Komplek pemakaman Syuhada’
Pemakaman ini dinamakan dengan “Saahah Asy-Syuhada’” karena di dalamnya terdapat jenazah 70 sahabat mulia yang syahid dalam Perang Uhud.
Di antara para sahabat paling terkenal yang dimakamkan di dalamnya adalah, Hamzah bin Abdul Muthalib radhiyallahu anhu paman Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.
Saat ini, komplek pemakaman ini ditutup dengan tembok yang mengelilingi semua sisinya. Meski demikian, para pengunjung tetap dapat melihat bagian dalamnya.
Disunnahkan bagi para pengunjung untuk mengucapkan salam kepada para sahabat yang dimakamkan di dalamnya dan mendoakan mereka, sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yaitu: “Assalamu `alaikum dar qaumin mu’miniin, wa innaa in sya-allahu bikum lahiqun, yarhamu Allahu al-mustaqdimina minna wa al-musta’khirina (Salam sejahtera bagi kalian wahai orang-orang mukmin penghuni tempat ini, dan kami, insya Allah akan bergabung dengan kalian. Semoga Allah merahmati orang-orang yang telah mendahului di antara kita dan orang-orang yang menyusul kemudian).

Bukit Para Pemanah
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam pernah memerintahkan para pemanah pada perang…
Bukit Para Pemanah
Latar Belakang Penamaan:
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam pernah memerintahkan para pemanah pada perang Uhud untuk mengambil posisi di atas bukit ini dan tetap bertahan di sana untuk melindungi pasukan muslim dari musuh serta mencegah jangan sampai pihak musuh memiliki kesempatan untuk membuat formasi guna mengepung pasukan Islam.
Jumlah pasukan pemanah pada waktu itu mencapai lima puluh orang sahabat yang dipimpin oleh Abdullah bin Jubair radhiyallahu anhu. Allah SWT mentakdirkan bahwa beberapa pasukan pemanah tidak mematuhi instruksi ketika mereka melihat pasukan musyrik telah dikalahkan dan melarikan diri, sehingga mereka pun turun untuk mengumpulkan rampasan. Komandan mereka Abdullah bin Jubair mencoba untuk mencegah mereka.
Khalid bin Al-Walid memanfaatkan momen tersebut. Waktu itu, ia masih musyrik. Lalu, Khalid bersama pasukannya melancarkan serangan balik terhadap tentara Muslim. Hasil pertempuran pun berubah. Kemenangan umat Islam berubah menjadi kekalahan. Banyak sahabat yang terbunuh pada waktu itu.
Allah SWT berfirman, “Dan mengapa kamu (heran) ketika ditimpa musibah (kekalahan pada Perang Uhud), padahal kamu telah menimpakan musibah dua kali lipat (kepada musuh-musuhmu pada Perang Badar) kamu berkata, “Dari mana datangnya (kekalahan) ini?” Katakanlah, “Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri.” Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Ali Imran: 165)

Masjid Al-Qiblatain
Ini adalah masjid tempat terjadinya perpindahan kiblat untuk pertama kalinya…
Masjid Al-Qiblatain
- Ini adalah masjid tempat terjadinya perpindahan kiblat untuk pertama kalinya.
- Ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam masih berada di Makkah, beliau shalat dengan menghadap ke Baitul Maqdis dan memposisikan Ka’bah di depan beliau, yaitu memposisikan Ka`bah berada di antara beliau dan Baitul Maqdis.
- Setelah hijrah ke Madinah, selama lebih dari setahun beliau tetap shalat dengan menghadap ke Baitul Maqdis. Beliau sebenarnya ingin menghadap ke Ka`bah, sampai akhirnya turunlah ayat, “Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu.” (Al-Baqarah: 144)
- Dikisahkan bahwa hal itu terjadi ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sedang berada di perkampungan Bani Salamah. Beliau memimpin shalat zhuhur bersama mereka. Pada rakaat kedua, diwahyukanlah kepada beliau untuk mengubah kiblat ke arah Ka’bah. Maka beliau pun langsung menghadap ke arah Ka’bah saat masih di dalam shalat. Masjid tersebut pun dinamakan Masjid Al-Qiblatain (Dua Kiblat).
- Masjid ini terletak 4 km dari Masjid Nabawi dan terletak di perkampungan Bani Salamah.

Masjid Al-Mushalla (Masjid Al-Ghamamah)
Ini adalah masjid yang dibangun di tempat di mana Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melaksanakan…
Masjid Al-Mushalla (Masjid Al-Ghamamah)
- Ini adalah masjid yang dibangun di tempat di mana Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melaksanakan shalat Id dan istisqa’, dan dikenal degan nama Masjid Al-Ghamamah.
- Jaraknya sekitar 500 meter dari Masjid Nabawi, dari sisi barat daya.
- Masjid ini dibangun pada masa Umar bin Abdul Aziz menjabat sebagai gubernur Madinah. Masjid ini mengalami sejumlah renovasi berturut-turut dari masa ke masa. Dan kini, masjid ini mendapat perhatian dan perawatan untuk melestarikan gaya arsitekturnya.
- Masjid ini difungsikan untuk melaksanakan shalat lima waktu, kecuali shalat Jum`at.

Tujuh Masjid
Tujuh Masjid (atau: Masjid-Masjid Al-Khandaq) terletak di sisi barat Bukit Sal’i di Al-Madinah Al-Munawwarah…
Tujuh Masjid
1. Masjid Al-Fath (Al-Khandaq, Al-Ahzab)
Masjid ini dibangun oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz, dan mengalami sejumlah renovasi dan restorasi hingga era pemerintahan Kerajaan Saudi.
2. Masjid Salman Al-Farisi:
Masjid ini terletak 20 meter di selatan Masjid Al-Fath.
3. Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq
Masjid ini terletak lima belas meter di arah barat daya Masjid Salman Al-Farisi.
4. Masjid Umar bin Al-Khaththab
Masjid ini terletak sepuluh meter di sebelah selatan Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq
5. Masjid Fathimah Az-Zahra
Masjid ini juga disebut Masjid Sa’ad bin Mu’adz, dan ini adalah masjid dengan luas paling kecil.
6. Masjid Ali bin Abi Thalib
Masjid ini terletak di sebelah timur Masjid Fathimah Az-Zahra’ R.A, di atas sebuah bukit kecil yang berbentuk memanjang.
7. Masjid Qiblatain
Ini adalah masjid tempat berlangsungnya konversi kiblat untuk pertama kalinya. Masjid ini terletak 4 km dari Masjid Nabawi, di kawasan Bani Salimah.

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu anhu
Ini merupakan sebuah masjid yang dibangun di lokasi di mana Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu…
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu adalah salah satu masjid bersejarah yang mempertahankan gaya lamanya berikut fitur-fiturnya yang menarik para pengunjung.
Masjid ini dibangun pertama kali pada masa Umar bin Abdul Aziz menjabat sebagai gubernur Madinah. Masjid ini masih tetap mempertahankan dinding batu hitam dan gaya arsitektur lamanya. Bentuk bangunan masjid ini masih sama dengan bentuk renovasinya yang dilakukan pada tahun 1254 H.
Para pengunjung dapat melihat masjid ini dari dekat dan berfoto di halaman luarnya.

Masjid Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu anhu
Ini adalah masjid yang dibangun di lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan shalat hari raya pada masa…
Masjid Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu anhu
- Ini adalah masjid yang dibangun di lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan shalat hari raya pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu anhu.
- Masjid ini terletak di sisi barat daya Masjid Nabawi dan berjarak 455 meter dari bangunan proyek perluasan.
- Masjid ini dibangun pertama kali setelah tahun 850 H.

Masjid Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu anhu
Ini adalah masjid yang dibangun di tempat yang menjadi lokasi pelaksanaan shalat hari raya pada masa…
Masjid Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu anhu
- Ini adalah masjid yang dibangun di tempat yang menjadi lokasi pelaksanaan shalat hari raya pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abu Thalib radhiyallahu anhu.
- Masjid ini terletak di sisi barat Masjid Nabawi dan berjarak kurang lebih 400 meter darinya.
- Masjid ini dibangun pertama kali pada saat Khalifah Umar bin Abdul Aziz menjabat sebagai gubernur Madinah.
- Masjid ini dipugar dan direnovasi pada era pemerintahan Kerajaan Saudi pada tahun 1411 H.

Masjid Al-Ijabah
Sebuah masjid kuno bersejarah yang dibangun pada masa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam…
Masjid Al-Ijabah
Alasan penamaan masjid ini terkait dengan doa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam di dalamnya, dan diperkenankannya doa beliau. Beliau lewat di masjid ini, lalu shalat dua rakaat di dalamnya bersama beberapa sahabat. Lalu beliau berdoa kepada Allah SWT dan memohon kepada-Nya tiga hal. Dua di antaranya dikabulkan, dan yang satu tidak dikabulkan.
Masjid Al-Ijabah terletak di arah timur laut Masjid Nabawi, dan berjarak 580 meter dari Masjid Nabawi setelah perluasan.
Masjid Al-Ijabah saat ini dibangun di lokasi masjid lama, pada era Kerajaan Saudi, dan luasnya diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi.

Pelataran Jalan Quba’
Sebuah jalan lebar untuk pejalan kaki yang menghubungkan Masjid Nabawi dengan Masjid Quba’, yang…
Pelataran Jalan Quba’
- Sebuah jalan lebar untuk pejalan kaki yang menghubungkan Masjid Nabawi dengan Masjid Quba’, yang dilengkapi dengan fasilitas terbaik untuk menghubungkan pejalan kaki dari Masjid Nabawi ke Masjid Quba’ dan sebaliknya.
- Jalur pejalan kaki dipenuhi dengan toko, kafe, dan menu-menu makanan populer.
- Jalan ini terbentang sepanjang 3,6 km. Sebagiannya dapat dimanfaatkan oleh pejalan kaki untuk menikmati suasana Madinah sebagai tempat rekreasi bagi orang dewasa dan anak-anak.
- Sangat cocok untuk jalan-jalan di malam hari saat cuaca panas.

Komplek Raja Fahd untuk Pencetakan Mushaf Al-Qur’an
Sebuah kompleks pelopor untuk melayani Al-Qur’an dan ilmu-ilmunya, terjemahan maknanya…
Komplek Raja Fahd untuk Pencetakan Mushaf Al-Qur’an
Komplek ini memiliki mesin cetak terbesar di dunia untuk mencetak mushaf Al-Qur’an. Ini merupakan salah satu markah tanah yang nyata yang dipersembahkan oleh Kerajaan Arab Saudi untuk melayani Islam dan kaum Muslimin.
Di antara pencapaian kompleks:
- Telah mencetak lebih dari 350 juta eksemplar mushaf Al-Qur’an hingga saat ini.
- Mencetak sekitar 20 juta eksemplar mushaf Al-Qur’an setiap tahun.
- Memproduksi dan mencetak lebih dari 250 naskah dengan berbagai ukuran dan terjemahan.
- Menerbitkan dan mencetak mushaf Al-Qur’an dalam lebih dari 70 bahasa yang digunakan di dunia, termasuk 39 bahasa Asia.

Pameran dan Museum Internasional Sirah Nabawiyah
Tujuan utama pameran dan museum ini adalah memperkenalkan peradaban yang komprehensif tentang…
Pameran dan Museum Internasional Sirah Nabawiyah dan Peradaban Islam
Lokasi:
Di kawasan sebelah selatan berhadapan dengan kiblat Masjid Nabawi.
Pameran dan museum ini bertujuan untuk:
- Mengenalkan Allah SWT, Nama-nama-Nya, Sifat-sifat-Nya, serta bukti-bukti kekuasaan-Nya.
- Mengenalkan Islam, nilai-nilai dan prinsip-prinsipnya.
- Mempresentasikan sirah Nabi Islam, Muhammad bin Abdullah Shallallahu alaihi wasallam.
- Memperkenalkan para nabi dan rasul.
- Memperkenalkan jejak-jejak warisan dan peradaban Islam.

Museum Warisan Arsitektur dan Peradaban Dar Al-Madinah
Ini merupakan museum pertama yang khusus memamerkan sejarah peradaban, budaya, dan…
Museum Warisan Arsitektur dan Peradaban Dar Al-Madinah
Museum ini akan membawa Anda menelusuri sejarah kota Madinah, Masjid Nabawi, dan sirah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dalam sebuah pengalaman yang kaya. Para pemandu di dalam museum ini akan menyajikan berbagai informasi dalam sejumlah bahasa melalui uraian rinci yang menjelaskan tentang:
- Jumlah koleksi benda-benda sejarah dan arkeologi.
- Miniatur-miniatur sejarah.
- Potret, gambar, prasasti, tulisan, dan manuskrip.

Museum Madinah (Museum Stasiun Kereta Api Hijaz)
Pada tahun 1983 M, sebuah proyek diluncurkan untuk mengubah Stasiun Kereta Api Hijaz yang…
Museum Madinah (Museum Stasiun Kereta Api Hijaz)
Koleksi:
- Berbagai koleksi arkeologi, pameran visual, dan foto-foto langka yang berkaitan dengan kota Madinah dari masa ke masa.
- Hampir 2000 artefak yang menggambarkan warisan dan budaya Madinah, mendokumentasikan pemandangan alam, demografi, dan perjalanan sejarah bagaimana Madinah terbentuk dari masa ke masa.
Lokasi museum:
-Museum ini terletak di Madinah, di gedung stasiun yang merupakan stasiun terakhir Kereta Api Hijaz, dekat Masjid Al-Anbariyah.

Pameran Arsitektur Masjid Nabawi
Arsitektur Masjid Nabawi adalah bukti keindahan dan kesempurnaan arsitektur Islam dan warisan sejarah…
Pameran Arsitektur Masjid Nabawi
Pameran ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman pengunjung, menampilkan aspek-aspek arsitektur Masjid Nabawi dan layanan-layanan yang diberikan di dalamnya. Pameran ini memperkaya pengalaman para pengunjungnya lewat pemaparan tentang fitur-fitur Masjid Nabawi, seperti mimbar, mihrab, kubah, payung, pintu, dan menara.
Kontennya disajikan dengan metode penyajian terkini, dengan menggunakan sejumlah bahasa internasional.
Melalui 12 miniatur: dipresentasikan sejarah arsitektur Masjid Nabawi sejak pertama kali dibangun hingga perluasan masjid dari masa ke masa.
Lokasi Pameran:
Di depan Masjid Nabawi dari sisi selatan.

Lembah Al-Aqiq
Ini adalah sebuah lembah yang diberkahi dan merupakan bagian otentik dari sejarah Madinah…
Lembah Al-Aqiq
Beberapa sahabat dan tabi`in mendirikan rumah mereka di sekitar lembah ini, seperti benteng Urwah bin Az-Zubair yang reruntuhannya masih ada sampai sekarang. Kerikil dari lembah Al-Aqiq ini juga digunakan untuk melapisi tanah Masjid Nabawi pada era Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu anhu.
Distrik Al-Aqiq terletak lebih dari 100 km selatan Madinah.
Lembah ini kini menjadi lokasi wisata bagi masyarakat Madinah, karena di dalamnya terdapat taman, tempat rekreasi dan jalan untuk olah raga jogging.

Kebun-kebun Madinah
Al-Madinah Al-Munawwarah dikenal dengan pepohonan kurma, perkebunan, dan kebun buah-buahannya…
Kebun-kebun Madinah
Kebun dan Sumur Bairuha’:
Bairuha’ adalah sebuah kebun di Madinah Al-Munawwarah, yang dimiliki oleh seorang sahabat bernama Abu Thalhah Al-Anshari radhiyallahu anhu. Di kebun ini terdapat sebuah sumur dengan nama yang sama, yaitu “Sumur Bairuha’.” Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam pernah singgah di kebun ini dan meminum dari airnya yang segar. Ketika turun ayat 92 surah Ali Imran, “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai,” maka Abu Thalhah radhiyallahu anhu menyerahkan kebunnya ini kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam sebagai sedekah karena Allah SWT. Kebun ini masuk dalam kawasan Masjid Nabawi.
Kebun Al-Mustazhil:
Ini adalah kebun yang mengelilingi sumur Adzaq. Di kebun inilah kaum Anshar menyambut kedatangan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam ketika beliau hijrah ke Madinah. Kebun ini terletak di barat daya Masjid Quba’.
Kebun Sawalah:
Kebun ini terletak di daerah Qurban. Dulu, kebun ini dimiliki oleh seorang sahabat bernama Abdurrahman bin Auf radhiyallahu anhu. Kebun ini masih ada sampai sekarang dan dipenuhi pepohonan kurma.
Ladang dan Sumur Salman Al-Farisi Al-Faqir:
Ladang dan sumur ini terletak di distrik Al-Awali, Madinah Al-Munawwarah.
Kebun-kebun Madinah Saat Ini:
Kebun-kebun di kota Madinah masih ada hingga kinii. Beberapa di antaranya telah berubah dari kebun kurma menjadi lokasi tempat menyambut tamu, museum dan cagar alam, sehingga menjadi destinasi bagi warga dan pengunjung. Ada sejumlah kebun yang tergusur oleh pembangunan kota.

King Fahd Central Park
King Fahd Central Park adalah salah satu taman terindah di Madinah yang terletak 5 km selatan Masjid Nabawi…
King Fahd Central Park
Luas taman ini mencapai 4,5 km persegi. Taman ini memiliki pepohonan yang lebat dan tinggi yang ditanam dengan pola terbaik. Di taman ini terdapat tempat duduk di tengah pemandangan yang indah dan hijau menawan.

Rawdhah yang Mulia
Rawdhah adalah sebuah tempat yang terletak di antara rumah Nabi Saw. dan mimbarnya. Nabi Saw…
Rawdhah yang Mulia

Hujrah yang Mulia
Hujrah adalah rumah Nabi Saw. yang ditinggali bersama dengan UmmulMu’minin A’isyah…
Hujrah yang Mulia

Mimbar Nabi Saw
Mimbar Nabi Saw. adalah mimbar di mana Nabi Muhammad Saw. berdiri sebagai penyampai khutbah…
Mimbar Nabi Saw

Mihrab
Mihrab adalah tempat yang ditujukan untuk imam saat melakukan shalat berjamaah di masjid…
Mihrab

Kubah dan Payung yang Bergerak
Mereka adalah 27 bukaan yang diinovasikan untuk ventilasi alami untuk membantu memberikan…
Kubah dan Payung yang Bergerak

Menara-Menara Masjid Nabawi
Yang pertama memodernisasi menara Masjid Nabawi adalah Umar bin Abdul Aziz pada arsitektur…
