
Kota Madinah, adalah tempat yang sangat penting bagi penyebaran Islam di dunia. Sejarah kota Madinah atau Madinah Al Munawwarah, (juga Madinat Rasul Allah, Madīnah an-Nabī) merupakan kota utama di Arab Saudi. Madinah ialah kota yang ramai diziarahi atau dikunjungi oleh kaum Muslimin. Dikota ini berdiri Masjid Nabawi yang mempunyai keutamaan bagi umat muslim.
Dalam Hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa : “Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) memiliki pahala 1000x. Dan Shalat di Masjidil Haram (Mekkah) memiliki pahala 100000x”. Kota ini memiliki penduduk sekitar 600.000 jiwa. Bagi umat islam kota ini dianggap sebagai kota suci. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, Madinah menjadi pusat dakwah, pengajaran dan pemerintahan Islam. Dari kota ini lah Islam berkembang ke seluruh Jazirah Arab, dan kemudian menyebar ke seluruh belahan dunia.
Sejarah singkat kota Madinah
Pada masa kekuasaan Usmaniyah Turki, ada sebuah jalur kereta api yang menghubungkan Madinah dengan Amman (Yordania) serta Damaskus (Syria). Ini adalah bagian dari jalur kereta api Istambul (Turki)-Haifa (Israel) yang terkenal dengan sebutan Hejaz Railway. Namun sekarang jalur ini sudah tidak ada dan stasiun kereta api Madinah telah menjadi Museum. Kota ini berjarak kurang lebih 600 km di sebelah Utara Kota Mekkah. Pada masa lalu dapat menghabiskan waktu cukup lama untuk mencapai Madinah (kurang lebih satu bulan) dengan menggunakan Unta. Sedangkan sekarang ini dapat ditempuh dalam waktu hanya 6 jam saja melalui jalan bebas hambatan yang dibangun oleh pemerintah Arab Saudi. Jalur ini dahulu digunakan untuk kelancaran pengangkutan jamaah haji. Saai ini selain menggunakan jalur darat, kota Madinah bisa juga diakses via jalur udara dengan bandara berskala internasional yang terutama digunakan pada musim haji bandara king Abdul Aziz di Jeddah. Dilihat secara geografis, kota ini relatif datar yang dikelilingi gunung dan bukit bukit serta beriklim gurun.
Nama Kota Sebelum Masuknya Islam
Kota Madinah pada masa sebelum perkembangan Islam dikenal dengan nama Yathrib. Kota Yathrib dahulu merupakan pusat perdagangan. Kemudian setelah Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah, kota ini diubah menjadi Madinah sebagai pusat perkembangan Islam hingga Nabi wafat dan dimakamkan di sana. Selanjutnya kota ini menjadi pusat para sahabat dan penerus Nabi Muhammad, hingga dikenal sebagai kota pusat khalifah. Ada tiga Khalifah yang memerintah dari kota ini yakni Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan. Pada masa kepemimpinan Ali bin Abi Thalib pusat pemerintahan bergeser ke Kufah di Irak karena adanya gejolak politik akibat terbununya khalifah Utsman oleh kaum pemberontak.
Sejarah singkat kota madinah setelah kekuasaan beralih kepada bani Umayyah pusat pemerintahan dipindahkan ke Damaskus dan ketika pemerintahan berpindah kepada bani Abassiyah, pemerintahan dipindahkan lagi ke kota Baghdad. Pada masa Nabi Muhammad SAW, penduduk kota madinah adalah orang yang beragama Islam dan orang Yahudi yang dilindungi keberadaannya. Namun karena penghianatan yang dilakukan terhadap penduduk Madinah ketika perang Ahzab, maka kaum Yahudi diusir keluar Madinah. Kini Madinah bersama kota suci Mekkah dibawah pelayanan pemerintah kerajaan Arab Saudi yang merupakan pelayan kedua kota suci.
